30.4 C
Indonesia
Jumat, Februari 23, 2024

Catatan Menparekraf Selama Dua Hari Kunjungan Kerja ke Bali

Must read

Bali – Sandiaga Salahuddin Uno membagikan catatan khusus yang merekam perjalanannya selama melakukan kunjungan kerja ke Bali pada 18-19 Agustus 2022.

Sandiaga menjelaskan maksud kedatangannya ke Bali adalah untuk memastikan bahwa kebangkitan ekonomi di Bali memiliki narasi yang positif dan optimistis.

“Oleh karenanya highlight dari dua hari ini dapat kami laporkan bahwa Bali siap untuk bangkit dan kelihatan setiap lini mulai dari yang paling bawah di desa-desa wisata sampai yang ada di tingkat persiapan G20, kebetulan juga tim sedang ada di sini untuk persiapan World Tourism Day ini menunjukkan peningkatan aktivitas peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih terbuka,” kata Sandiaga.

Selain itu, menurut Sandiaga perlu ada peningkatan terhadap penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, baik di destinasi wisata, sentra ekonomi kreatif, maupun ruang publik lainnya.

“Ini perlu kita tingkatkan lagi. Di mana sekarang kita masih di tengah-tengah gelombang BA.4 dan BA.5, kita harapkan di akhir Agustus ini sudah mulai melandai. Tapi kita harus siap karena ada ketidakpastian dari segi varian baru, dan ada gejolak ekonomi terutama berkaitan dengan pangan dan energi,” ujarnya.

Dan yang terakhir adalah ancaman inflasi. Menparekraf Sandiaga menyebutkan jangan sampai kenaikan harga baik harga bahan pokok sampai harga tiket pesawat yang mengalami peningkatan mengganggu bangkitnya perekonomian khususnya di Bali.

“Pemerintah harus membantu masyarakat dengan program-program yang tepat dan langsung dirasakan oleh masyarakat,” kata Sandiaga.

Berkenaan dengan harga tiket pesawat yang menunjukkan tren peningkatan, Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan kepada kementerian/lembaga terkait, terutama Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

“Di mana diharapkan akan ada peningkatan jumlah penerbangan dan ketersediaan kursi,” kata Sandi.

“Dan kita harapkan dengan melandainya harga bahan bakar minyak terutama di dunia, maka harga avtur juga menurun dan akhirnya akan mengakibatkan biaya operasional dari penerbangan ini lebih rendah. Dan harapannya saat kita nanti masuk peak season biaya ini bisa lebih terjangkau,” lanjutnya.

Sandiaga memberikan beberapa opsi bagi wisatawan nusantara yang ingin berlibur ke Bali atau destinasi wisata lainnya untuk dapat menggunakan jalur darat dengan kendaraan roda empat atau kereta. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga tiket pesawat.

“Namun untuk wisatawan mancanegara kita harus tambah dan sudah ada beberapa penerbangan yang melalui maskapainya menyampaikan keinginan untuk menambah penerbangan ke Bali seperti Jetstar Group, juga Singapura Airlines, dan AirAsia Group,” kata Sandiaga.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article